-->

Kamis, 12 Februari 2009

Muslihun Pimpin Demo HMI di depan Rumah Dinas Bupati Merangin

Merangin, Jambi — Suasana politik di Kabupaten Merangin memanas setelah Bupati Merangin, H. Nalim, bersama sejumlah pejabat daerah, kedapatan makan siang di Rumah Makan Barokah, salah satu rumah makan terbesar di Merangin, pada Selasa (10/2/2009). Peristiwa tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat dan tokoh-tokoh lokal, yang menilai tindakan itu tidak pantas di tengah kesulitan ekonomi rakyat.

Gelombang kritik semakin menguat ketika Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangko menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Bupati Merangin pada Kamis (12/2/2009). Puluhan mahasiswa turun ke jalan, menyuarakan kekecewaan mereka terhadap gaya hidup pejabat yang dinilai jauh dari kesederhanaan.

Dalam orasinya, Ketua HMI Cabang Bangko, Muslihun Al Lampani, menegaskan rasa kecewa masyarakat. “Saat rakyat beli ikan asin saja kesulitan, bupati dan para pejabat malah asyik makan enak di rumah makan. Padahal anggaran belanja dapur bupati pertahun mencapai Rp4 miliar. Dapurnya untuk apa kalau masih makan di luar, di ruang publik yang disaksikan banyak orang?” serunya lantang, disambut sorakan para demonstran.

Aksi mahasiswa ini menjadi simbol keresahan warga Merangin yang merasa bahwa gaya hidup pejabat tidak sejalan dengan kondisi masyarakat di daerah tersebut.

Menanggapi kritik yang berkembang, Bupati Merangin, H. Nalim, akhirnya angkat bicara. Saat ditemui di tempat terpisah, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas. Ia berjanji akan lebih berhati-hati, bijaksana, dan melakukan introspeksi diri dalam menjalankan kepemimpinan di Kabupaten Merangin. (Ady/Cip)

Writted by : Kangmus // 23.08
Kategori: